Psikologi Industri
Organisasi
Psikologi Industri adalah cabang yang relatif baru
psikologi yang diciptakan untuk perusahaan dan organisasi yang dibutuhkan
struktur yang lebih. Psikologi Industri mampu
menyediakan struktur ini dengan menilai perilaku karyawan demi kebaikan
perusahaan. Hal ini sering disebut sebagai organisasi psikologikarena
penekanannya pada analisis individu yang bekerja untuk berbagai organisasi.
Pada dasarnya, psikologi
industri mempelajari perilaku karyawan dalam
lingkungan kerja. Walaupun psikologi industri tidak dimulai sampai tahun
1920-an, disiplin telah berkembang pesat dan merevolusi tempat kerja dalam abad
terakhir. Karena tempat kerja adalah suatu sistem sosial, penerapan cabang ilmu psikologiini berguna dalam memahami
kompleksitasnya. Selama bertahun-tahun, psikolog telah mempelajari bagaimana
manusia makhluk telah berinteraksi dengan lingkungan mereka dan satu sama lain,
tetapi psikologi
industri mulai mengevaluasi interaksi
antara orang-orang dan pekerjaan mereka. Psikologi
Industri dapat digunakan untuk meningkatkan kepuasan kerja serta
produktivitas perusahaan dan menjadi penting bagi keberhasilan suatu
organisasi.
Psikologi
Industri mengacu pada proses perilaku pada suatu organisasi, misalnya ketika
mengevaluasi hubungan seseorang dengan pekerjaan mereka. Mereka menganalisis
cara seseorang bekerja, keterampilan mereka, tugas, kewajiban, dan umum
kepuasan dengan pekerjaan mereka sehari-hari. Informasi ini sangat membantu
untuk sumber daya manusia departemen dan pengawas perusahaan yang harus membuat
program pelatihan, dan manfaat sistem umpan balik, dan membuat keputusan
perekrutan serta terlibat dalam praktek-praktek perekrutan. Sebagian besar
perusahaan menggunakan psikolog industri untuk
melatih staf mereka sendiri sehingga organisasi dapat berjalan lancar dan pada
kapasitas puncak.
Aspek-Aspek
Psikologi Industri
Salah satu aspek yang paling menarik dari psikologi
industri adalah bagaimana perilaku karyawan
mempengaruhi individu lain pada pekerjaan dan organisasi secara umum. Psikologi Industri dapat digunakan untuk
mengurangi perilaku kontraproduktif, meningkatkan efektivitas tim, dan
meningkatkan semangat. Hal ini juga penting dalam resolusi konflik . Banyak
orang menemukan beban ketidakpuasan kerja mereka berakar dalam hubungan mereka
dengan manajer dan rekan. Untungnya, psikologi industri menyediakan solusi
untuk ini.
Walaupun psikologi
industri merupakan campuran dari antropologi ,
konseling, sosiologi dan manajemen industri,
ada komponen utama yang digunakan dalam jenis psikologi.
Beberapa komponen utama termasuk evaluasi kepribadian karyawan, persepsi, serta
sisi biologis dari perilaku mereka. Dengan mendokumentasikan titik-titik kunci,
psikolog industri memiliki kemampuan untuk membantu organisasi meningkatkan
fungsi mereka dan mendirikan sebuah sistem yang mendorong pertumbuhan
bagi perusahaan dan karyawan.
sumber: http://belajarpsikologi.com/psikologi-industri-organisasi/
diterbitkan kembali oleh:
Anggia noverna
Vidya listyani
Widi abdurrahman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar